kuliner kota singkawang
- Bubur Paddas
“Beneran pedas nggak?” tanya seorang teman yang melihat saya menyantap bubur berwarna keabu-abuan ini (biasanya kan bubur warna putih ya). Buat saya yang penyuka pedas, bubur ini tidak ada pedas-pedasnya, tidak seperti namanya. Malahan rasanya gurih dan sedikit asam karena perasan ‘jeruk asam’ atau ‘jeruk kecil’.
Bubur ini dicampur dengan kaldu, jagung, pakis, kangkung, toge, dan ditaburi kacang tanah dan ikan teri. Paduan rasa asam dari jeruk dan asin dari ikan teri inilah yang membuat bubur ini terasa gurih. Penampilan Bubur Paddas agak sedikit mirip dengan Bubur Tinutuan khas Manado karena banyak sayurannya tapi rasanya jauh berbeda.
Tidak terlalu banyak kedai yang menjual Bubur Paddas karena memang ini menu khas rumahan. Kami sempat mencoba di Rumah Makan Benareh di samping Bank Mandiri Singkawang. Kami santaplah Bubur Paddas dengan Es Shanghai yang besar dan segar.Nyam nyam nyam… Cocok untuk udara Kota Singkawang yang panas.